Posts Tagged ‘sweeping’

Membakar dan melarang buku bukanlah hal baru di Indonesia. Sejarah mencatat, penguasa Indonesia telah beberapa kali melarang peredaran dan membakar buku. Pelarangan dan pembakaran buku ini paling massif terjadi kala Suharto berkuasa. Apa pun yang berpotensi memunculkan sikap kritis bakal diberangus.

Berbagai naskah yang telah dikerjakan bertahun-tahun dibakar oleh rezim Suharto sudah biasa terjadi. Naskah-naskah karya Pramoedya Ananta Toer menjadi salah satu korban “kebejatan” perangai ini. Novel “Gadis Pantai” yang begitu memesona bakal sangat indah jika naskah novel Gadis Pantai 2 dan 3 tak ikut dibakar. Juga naskah Ensiklopedi Indonesia yang juga turut dibumihanguskan.
baca selengkapnya…>

Iklan

Sumber: Seruu.com

Ada yang berbeda ketika baru membaca media sosial saat itu, “ada perlawanan dari warga terhadap preman berjubah.” Begitulah kira-kira informasi yang diberikan seorang kawan dan saya pun langsung berpikir, pasti Front Pembela Islam (FPI) yang dimaksud. Ternyata, setelah beberapa menit, peristiwa tersebut muncul di media massa. Dugaanku benar, siapa preman berjubah yang sedang dilawan oleh masyarakat di Kendal tersebut.

Perlawanan masyarakat terhadap aksi preman berjubah ini memang punya latar belakang panjang. Khusus apa yang terjadi di Sukorejo, Kendal, peristiwa sehari sebelumnya (Rabu, 17/07) menjadi latarnya. Perlawanan masyarakat terhadap aksi FPI di lokalisasi Alaska menyebabkan organisasi ini menurunkan pasukan lebih banyak keesokan harinya. Namun, menurut jubir FPI Jawa Tengah, massa FPI tersebut pada dasarnya hendak lakukan buka bersama meski ditemukan ada yang bawa senjata tajam di antara mereka. Buat apa bawa senjata tajam ketika buka bersama?
baca selengkapnya…