Posts Tagged ‘rusia’

“Hanya untuk kasus korupsi saja tak dihubung-hubungkan dengan kebangkitan PKI atau bahaya laten komunis.”

Beberapa hari terakhir merebak isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Berbagai komentar pun keluar dari masyarakat terhadap isu ini. Rata-rata mengajak semua pihak untuk mewaspadai bahaya laten komunisme. Tak hanya itu saja, aparat keamanan dan pertahanan pun ikut turun gunung dengan otoritas yang mereka miliki.

Pemberitaan pun banyak mengabarkan tentang penangkapan terhadap orang yang memakai kaos bergambar palu-arit. Gambar yang diidentikan sebagai bendera PKI meski faktanya bukan. Mulai dari kaos merah bergambar palu-arit kuning hingga logo band luar negeri yang mengandung unsur “terkutuk” juga kena penertiban. Semua hal yang terkait palu-arit jadi sorotan.
baca selengkapnya…>

Hembusan angin musim gugur tak menghentikan langkahku untuk mencoba mempertemukan keluarga yang telah lama berpisah. Mereka berpisah bukan karena salah satu pihak enggan bertemu. Bukan juga karena ada kebencian di antara mereka. Mereka berpisah karena keadaan, dipaksa untuk tak bisa berkumpul. Siapa lagi kalau bukan negara melalui tangan-tangan kekuasaannya yang menjadi pelaku pemisahan tersebut.

Bandara Internasional Vnukovo di pinggiran Moskow saat itu tampak tenang. Bandara ini memang tak seramai Domodedovo atau Sheremetyevo yang juga berlabel internasional di Moskow. Namun, kala itu ada yang berbeda dari bandara sepi ini. Dari kejauhan tampak sepasang suami istri dengan wajah khas Indonesia tiba melalui bandara ini. Wajah lelah setelah perjalanan jauh sangat terlihat sekali, tapi hal ini tak menyurutkan niat mereka.
baca selengkapnya…>

Saat itu sore yang biasa-biasa saja bagi ku. Tak ada ubahnya dengan sore-sore sebelumnya. Matahari tetap tampak gagah meski saat itu menunjukan waktu maghrib jika di tanah air. Matahari tetap terik dengan sesekali hujan mengguyur bumi. Meski jam menunjukan hampir pukul 19.00, geliat manusia masih terus berjalan dengan pancaran mentari yang masih menyengat. Itulah wajah sore pada musim panas 2013 di Moskow, Rusia.

Setelah membereskan tugas ujian akhir semester, media sosial di laptop menunjukan adanya pesan notifikasi. Pengirim pesan bukan orang yang ku kenal sebelumnya, sama sekali. Perkenalan diri dilakukan di pesan tersebut. Ternyata, pengirim pesan merupakan temannya teman media sosial yang beberapa hari sebelumnya ku temui. Apa pun itu, bertambah teman satu di media sosial dan terus berlanjut sampai sekarang (offline).

baca selengkapnya…>

Ketika Rene Descartes menyatakan cogito ergo sum di abad pertengahan, saat itulah Eropa masuk ke era modern dengan rasio dan logika sebagai metode berpikir. Mereka mulai meninggalkan berbagai hal yang irasional dan tak masuk akal. Termasuk Rusia, juga terpengaruh oleh tradisi Eropa yang berubah. Namun, di tengah perubahan tersebut, beragam hal irasional dan tak logis masih terus ada, bahkan hingga sekarang. Potret sosial yang tak bisa dihindari karena merupakan fakta sosial.

Beragam pantangan dalam masyarakat Rusia masih terus ada dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini selayaknya yang juga terjadi di Indonesia. Beragam mitos masih tetap hidup sampai sekarang. Inilah realitas sosial di tengah masyarakat meski dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi sudah relatif maju. Masyarakat memunyai mekanisme tersendiri untuk menjaga keseimbangan dan memahami beragam realitas yang ada. Terutama realitas yang tak dapat dicerap oleh panca indera.
baca selengkapnya…

Sumber: merdeka.com

Protes terjadi di banyak tempat. Mereka menolak sang bintang datang ke Indonesia. Moralitas jadi alasan mengapa kedatangannya harus ditolak. Namun, ternyata dia bisa lolos juga, masuk ke Indonesia. Sepenggal kisah perjalanan film Menculik Miyabi yang dibintangi artis panas Jepang Maria Ozawa atau Miyabi tersebut tak ada hubungannya dengan tulisan ini. Snowden yang jadi perbincangan internasional akhir-akhir ini mirip seperti Miyabi dulu. Bedanya, dia tak hendak “diculik” untuk dibawa ke Indonesia seperti Miyabi, melainkan bakal ditemui di Rusia.

Wacana untuk “menginterogasi” Edward Snowden yang saat ini berada di bawah perlindungan Pemerintah Rusia mengemuka akibat ramainya pemberitaan tentang penyadapan. Penyadapan yang dilakukan oleh Australia dan Amerika Serikat terhadap Presiden SBY, Wapres Jusuf Kalla, beberapa Menteri, dan tokoh-tokoh lainnya. Pemerintah Indonesia pun bereaksi keras dengan menurunkan derajat hubungan Indonesia-Australia. Sang dubes Indonesia untuk Australia pun dipanggil pulang untuk konsultasi. Bahkan, Komisi I DPR yang membidangi masalah keamanan, pertahanan, dan luar negeri berwacana menemui Snowden di Rusia untuk meminta penjelasan terkait penyadapan ini.
baca selengkapnya…

Sejak 16 Januari 2013, berita-berita sudah mengabarkan adanya banjir di Jakarta. Banjir terjadi di daerah yang sedari dulu menjadi langganan air bah ini. Saya pun menyimak berita itu tanpa ada firasat apa pun tentang Jakarta. Masih menilai sebagai hal “wajar” karena daerah-daerah tersebut memang sering sekali terkena banjir.

Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 waktu Moskow (GMT +4 atau lebih lambat 3 jam dari WIB), saya pun beraanjak ke peraduan. Sebelum benar-benar tertidur, saya sesekali membaca berita dari tanah air tentang situasi Jakarta terkini. “Masih belum ada perubahan, normal,” gumamku. Setelah itu aku pun tak tahu karena sudah terbawa mimpi di tengah dinginnya Moskow.
baca selengkapnya…

Salju tampak indah kalau kita melihat di televisi. Dibalik keindahan salju, ada musuh besar didalamnya, dingin. Seperti halnya di Moskow saat ini yang sejak Desember ini lalu suhunya sudah kelewatan (bagaimana nanti ketika puncak musim dingin, Januari-Februari?). Suhu rata-rata sejak Desember di Moskow sekitar -18 derajat Celcius. Ini belum puncaknya lho 😦

Beberapa hari lalu seorang kawan bercerita tentang suhu di Moskow saat puncak musim dingin (Jan-Feb). Menurut dia, berdasar interview di TV tentang prakiraan cuaca, suhu di Moskow pada Januari-Februari bisa mencapai -45 derajat Celcius. “Ini bisa jadi suhu terendah sejak 20 tahun terakhir. Harus siap-siap kita,” imbuhnya.
baca selengkapnya…