Posts Tagged ‘Politik’

0923218011-fot0127780x390
Desember kelak Indonesia bakal selenggarakan pemilihan umum kepala daerah serentak. Sebanyak 204 daerah akan selenggarakan pemilukada, baik pemilihan bupati, walikota, maupun gubernur. Tentu saja, termasuk wakil-wakilnya juga. Satu paket.

Dibalik itu semua, ada hal yang agak ganjil dalam setiap hajatan pemilukada. Namun, khusus pemilukada serentak kali ini keganjilannya semakin mengemuka. Apakah gerangan itu sehingga layak dijuluki penuh keganjilan?
baca selengkapnya…>

Iklan

Waktu tak bisa dihentikan, 2013 pun harus meninggalkan kita semua. Beragam peristiwa telah terjadi pada 2013 dengan berbagai rona. Apa yang terjadi pada 2013 akan menjadi sejarah. Bukan sejarah beku, tapi akan selalu menjadi batu pijakan perjalanan 2014. Redaksi Suara Indonesia menyajikan beragam isu penting yang menjadi sorotan publik di tanah air pada 2013. Prediksi ringkas 2014 juga kami sajikan dengan basis peristiwa yang terjadi pada 2013 dan sebelumnya dengan isu utama: hukum, politik, sosial-budaya, dan politik luar negeri.

Persoalan hukum tetap menjadi perhatian utama publik di tanah air sepanjang 2013. Kasus korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, dan sengketa pemilihan kepala daerah mndominasi pemberitaan media massa tanah air. Terutama isu korupsi, media massa sering menjadikannya sebagai laporan utama karena terjadi secara massif dan merugikan perekonomian nasional.

“Korupsi adalah sumber utama kemiskinan sekaligus sebagai penghalang dalam mengatasi masalah tersebut,” ujar salah satu pendiri Transparency International Peter Eigen dalam sambutannya di press release indeks persepsi Korupsi.
baca selengkapnya…

Sumber: ictwatch.com

Siapa yang tak tahu skandal water gate yang memaksa Presiden Amerika Serikat Richard Nixon mundur dari jabatannya? Skandal politik terbesar abad ke-20 ini sangat populer dan sering jadi perbincangan sampai sekarang. Nixon yang takut kebobrokannya terungkap akhirnya menyerah sebelum Kongres AS memutuskan untuk melakukan impeachment terhadap sang presiden. Dibalik skandal ini, ada sosok menarik yang sering luput dari perhatian, yaitu sang informan atau narasumber dua wartawan Washington Post Carl Bernstein dan Bob Woodward: Deep Throat.

Tulisan ini bukan untuk mengulas kembali skandal water gate yang kesohor dan mengguncang dunia. Lebih pada sang nara sumber Deep Throat yang penuh kesadaran dan bertanggungjawab memberikan informasi akurat terkait kecurangan Presiden Nixon. Keteguhan hati ketiga orang ini (Deep Throat, Carl Bernstein, dan Bob Woodward) yang selama 33 tahun menyimpan rahasia siapa sebenarnya Deep Throat layak diapresiasi. Namun, tiga tahun sebelum kematiannya (2005), Deep Throat akhirnya membuka jati dirinya, yaitu Mark Felt yang saat skandal water gate menyeruak ke permukaan menjadi orang nomor dua di Federal Bureau of Investigation (FBI).
baca selengkapnya…

Sumber: Okezone.com

Indonesia bukanlah negara yang baru dikenal oleh negara Rusia maupun rakyatnya. Kenangan manis kemesraan masa lalu masih melekat kuat hingga saat ini. “Keterputusan” hubungan emosional di era rezim Suharto tak menghapus memori yang terlanjur melekat kuat tersebut. Indonesia tetap jadi bagian dari sejarah sejarah masyarakat Rusia yang pernah merasakan manisnya persahabatan tersebut, bahkan generasi setelah mereka.

Beda dengan negara lain, di Rusia, Indonesia tak hanya dikenal sekedar kemolekan Pulau Dewata saja. Mereka juga mengenal aspek lainnya selain Bali. Barangkali, ini disebabkan oleh kedekatan hubungan Indonesia-Rusia (saat itu bernama Uni Soviet) pada dekade 1950-an hingga medio 1960-an. RSUP Persahabatan, Tugu Tani, dan Stadion Gelora Bung Karno merupakan contoh nyata kedekatan hubungan dua negara ini. Selain itu, akhir era 1950-an, ribuan pelajar Indonesia belajar pada banyak universitas di Rusia.
baca selengkapnya…

 

Peringatan hari lahir Bung Karno ke-111 masih jauh dari harapan. Pemimpin negara ini masih takut untuk meluruskan sejarah tentang Sang Proklamator Kemerdekaan ini. Mereka masih terbius komunisto-phobi rezim Suharto sehingga mengabaikan status Presiden I RI. Bung Karno sampai detik ini masih berstatus tahanan politik dan upaya rehabilitasi terhadap hal ini masih jauh dari harapan. Beda dengan Corby yang dengan mudahnya mendapatkan grasi dari Presiden meski tak punya jasa apa pun bagi tanah air.

 

Melalui TAP MPRS No. XXXIII/MPRS/1967 tentang Pencabutan Kekuasaan Pemerintahan Negara dari Presiden Soekarno, Bung Karno disudutkan sedemikian rupa. Pada Pasal 3 TAP MPRS tersebut, secara tegas melarang Sukarno untuk melakukan aktivitas politik apa pun sampai dengan pelaksanaan Pemilu selanjutnya. Sukarno juga dituduh membuat kebijakan yang secara tidak langsung menguntungkan bagi G 30 S/PKI dan tokoh-tokohnya. Hal ini tertuang dalam bab pertimbangan TAP MPRS tersebut.
baca selengkapnya…

Sejarah Korea Utarahampir sama dengan korea selatan, mereka dipisahkan oleh jepang (Agustus 1945) dan pernah menjadi koloni Cina di bawah dinasti Shima. Pada masa dinasti Yi, Korea kehilangan otonominya akibat invasi periodic oleh kerajaan Mongol dan Jepang. Pada masaini terjadi penyebaran konfusianisme secara signifikan hingga menggantikan Buddhisme sebagai paradigma dominant masyarakat korea pada saat itu. Pada abad ke-19, kekuatan ekspansionisJepang menjadi tantangan bagi kekuasaan Cina di wilayah Korea. Dan dibawah kekuasaan Jepang, Korea melakukan langkah-langkah industrialisasi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan hal ini dimonopoli oleh imigran Jepang dengan buruh murah dari Korea. Proses ini mengakibatkan degradasi nilai-nilai asli bangsa Korea, adopsi bahasa dan budaya Jepang menjadi suatu trend akibat arus yang dibawa Jepang.

Pada masa “interwar” lahir kekuatan dua kelompok pergerakan, yaitu : komunis dan nasionalis. Kekalahan Jepang pada perang dunia II mengakibatkan Korea dibagi menjadi dua wilayah pada pararel 38 derajat. Bagian utara dikuasai USSR dan selatan USA. Pemagian ini terjadi sebagai dampak dari perang “ideology” yang dilancarkan kedua Negara superpower tersebut sebagai usaha pembentukan hegemoni atas eksistensi mereka. USSR yang menguasai Korea Utara tersebut membentuk North Korea Provisional People’s Committee dengan Kim Il Sung sebagai pemimpin tertinggi. Ia melakukan proyek radikal “land reform” dan nasionalisasi perusahaan-perusahaan swasta. Pada September 1948, Korea Utara secara formal menamakan diri menjadi “Democratic People’s Republic” dibawah kepemimpinan partai pekerjaKorea. Pada masa perang korea (1950), kedua wilayah yang sebelumnya satu bagian integral ini banyak di intervensi oleh kekuatan asing, USA di selatan dan Cina di Utara. baca selengkapnya….

Kabar adanya rencana pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi khusus kendaraan roda empat pada April tahun ini sudah santer dibicarakan. Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa sering mengungkapkan rencana pemerintah ini sejak akhir tahun lalu. Namun, rencana ini akhirnya mengalami penundaan dengan alasan harga minyak dunia yang melambung dan ketidakmatangan persiapan. Benarkah demikian adanya?

Kenaikan harga BBM yang terjadi pada masa pemerintahan Presiden Yudhoyono sering terjadi. Kenaikan tertinggi terjadi pada 2005 silam yang hampir mendekati 100% dari harga sebelumnya. Pada 2008 lalu juga mengalami kenaikan pula. Kenaikan ini menyebabkan “kegoncangan” politik dengan disetujuinya angket kenaikan harga BBM oleh DPR meski sampai sekarang entah bagaimana hasilnya. Namun, kenaikan tersebut tak bertahan lama karena tak berselang lama terjadi penurunan seiring fluktuasi harga minya dunia.
baca selengkapnya…