Ketika Mereka Bicara Tentang Indonesia (2)

Posted: 24 Oktober 2013 in Sosial-Budaya

Kira-kira sebulan yang lalu seorang kawan menelepon memberikan informasi tentang diskusi di “Nusantara Society”. Aku pun meng-iya-kan undangan menarik dalam forum para Indonesianis di Rusia ini meski tak tahu apa tema yang akan dibahas. Pastinya menarik karena suasananya Indonesia sekali walau isinya orang-orang Rusia tulen. Tentu saja, pengantarnya gunakan Bahasa Rusia dan sering juga terdengan perbincangan pelan gunakan Bahasa Indonesia.

Aku pun langsung mencari ruangan di gedung yang cukup membingungkan ini. Ya, hanya sepelemparan batu dari Lapangan Merah di Kota Moskow yang kesohor itu. Akhirnya ketemu juga berkat bantuan Pak Sujai karena memang ruangannya cukup rumit jika dicari sendirian. Diskusi pun sudah berjalan dan aku masih bertanya-tanya tentang tema yang dibicarakan. “Ternyata tentang transliterasi Bahasa Indonesia ke Bahasa Rusia,” gumamku dalam hati.

Apa itu transliterasi? Menurut Kamus Bahasa Indonesia terbitan Pusat Bahasa Depdiknas 2008, transliterasi artinya “penyalinan dng penggantian huruf dr abjad yg satu ke abjad yang lain”. Ya, diskusi tersebut berarti tentang penyalinan huruf dalam kata dalam Bahasa Indonesia ke Bahasa Rusia. “Menarik juga nih!” kata ku.

Berbagai perdebatan pun muncul tentang transliterasi Bahasa Indonesia ke Bahasa Rusia. Seru juga perdebatan yang terjadi karena tiap-tiap ilmuwan (Indonesianis) yang hadir memunyai argumen sendiri tentang bagaimana menyalin kata dalam Bahasa Indonesia ke Bahasa Rusia. “Bagaimana penulisan kata ‘Surabaya’ dalam Bahasa Rusia? Apakah ‘Сурабайа’ atau ‘Сурабая’?” tanya sang pemakalah kepada forum saat itu (maaf, saya tidak tahu nama beliau).

Diskusi pun mengalir bak Bengawan Solo dengan berbagai contoh permasalahan yang ditawarkan pemakalah. Pada satu titik, pemakalah menyinggung Bahasa Jawa sebagai contoh masalah. Tentu saja hal ini masih relevan karena banyak kata dalam Bahasa Jawa diserap Bahasa Indonesia. Di satu sisi diskusi semanirk, di sisi lain aku pun semakin puyeng karena ini persoalan linguistik yang notabene cukup asing bagiku. Ikuti saja kemana air mengalir.

“Ha-Na-Ca-Ra-Ka atau Ho-No-Co-Ro-Ko? Dipanegara atau Diponegoro?” kata pemakalah sembari melempar wacana baru dalam diskusi tersebut.

Permasalahan ini sedikit ku mengerti meski belum tentu benar adanya. Namun, apa yang ku ketahui tak hanya cukup disimpan saja, susah untuk mengutarakannya, hehe…Aku pun langsung berpikir dan mengingat suatu diskusi dengan seorang kawan tentang Bahasa Jawa. Sang kawan ini mengatakan, dalam Bahasa Jawa tulis tidak mengenal abjad “O”. Namun, bahasa lisan, huruf “O” seringkali bermunculan. “(Kota) ‘Solo’ itu ditulis ‘Sala’, bukan ‘Solo’,” tuturnya.

“Wacana yang dilemparkan Bapak ini (pemakalah) menarik sekali,” kataku dalam hati sembari mengingat diskusi (Kota) “Solo” tersebut.

Setelah melalui perdebatan yang berdarah-darah (lebay banget sihh), diskusi tentang transliterasi Bahasa Indonesia ke Bahasa Rusia pun ditutup. Kemudian dilanjutkan ke diskusi lain yang kala itu mengambil tema tentang Filipina. Aku pun hanya mengikuti saja perdebatan yang sedang berlangsung. Kalau dalam bahasa gaulnya, hanya mengamini saja tanpa bias berpikir seperti sebelumnya.

Diskusi pun selesai. Ketika hendak beranjak dari kursi, Pak Sujai kemudian mengenalkan Bu Lyudmila kepadaku. Pak Sujai juga mengenalkanku ke beliau sembari menambahkan bahwa aku orang jawa. “Kamu Jawa totok?” tanya Bu Lyudmila kepadaku dengan Bahasa Indonesia yang fasih. “Bukan bu, saya gado-gado, tapi dibesarkan di Lumajang, Jawa Timur,” jawabku.

Setelah berbincang-bincang sebentar, kami pun segera keluar dari gedung. Sampai jumpa di bulan yang akan dating…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s