Bertuhan Tanpa Pedang (2-Habis)

Posted: 18 Oktober 2013 in Sosial-Budaya
Tag:, , , , , ,

“Perang Suci”. Inilah buku yang cukup baik untuk mengetahui latar belakang dan situasi kala Perang Salib berlangsung. Buku karya Karen Amstrong ini sangat baik dalam membeberkan situasi sosial, politik, dan ekonomi kala Perang Salib berlangsung beserta dogma-dogma yang berkembang saat itu. Tentu saja, Tuhan transenden dijadikan “kambing hitam” atas berlangsungnya perang yang penuh darah tersebut meskipun motif ekonomi jadi latar belakangnya.

Tak hanya Perang Salib, banyak juga perang-perang lainnya yang terjadi akibat hasrat untuk menjadikan “Tuhannya” adalah paling benar. Padalah jelas sekali, sependapat dengan Gus Dur, sejatinya Tuhan itu bisa melakukan apa pun sekehendak-Nya. “Tuhan kok dibela. Tuhan itu Maha Segalanya,” begitu kata Gus Dur.

Era perang “demi agama dan Tuhan” sudah terlewatkan. Semangat itu bermetamorfosis dalam wujud ingin menjadi penafsir tunggal atas sebuah kebenaran. Fenomena ini semakin menjadi-jadi saja. Tak hanya di Indonesia, juga di belahan bumi lainnya. Pertumpahan darah atas nama agama dan Tuhan seolah-olah menjadi hal biasa. Agama dan Tuhan menjadi komoditas berdarah sehingga banyak orang yang mempertanyakan eksistensinya. Alhasil, agnotisme dan atheisme menjadi hal umum dalam masyarakat, terutama di bumi bagian utara.

Inilah tantangan bagi para penyebar dan pemeluk agama untuk menjelaskan bahwa agama dan Tuhan sangat membenci darah manusia atas nama apa pun. Teks-teks yang menyebutkan tentang halal-nya darah maupun kisah-kisah berdarah lainnya perlu untuk didekonstruksi. Cerita kepahlawanan terkait perang harus diganti dengan kisah-kisah heroik kemanusiaan yang lebih kontekstual. Kisah “Tuhan” dengan pedang terhunus harus dimasukkan dalam laci sejarah masa lalu, tak perlu dikisahkan kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s