Apa makna kemerdekaan paling sederhana tapi penuh makna? Pertanyaan ini paling saya sukai dengan gunakan puisi karya Wiji Thukul. “Kemerdekaan adalah nasi. Nasi keluar menjadi tai.” Puisi ini sangat singkat, realistis, dan tak diawang-awang. Benar-benar sesuai kenyataan di bumi manusia ini. Membumi dan langsung mengena pada substasi dari kemerdekaan itu sendiri.

Mengapa kemerdekaan itu nasi? Ini hanyalah simbol dari kebutuhan dasar manusia. Bagi yang makanan pokoknya bukan beras, bisa diganti lain seperti: sagu dan roti. Substansinya, tanpa makan manusia tak akan hidup dan kemerdekaan pada dasarnya untuk menjamin keberlangsungan kehidupan.

Banyak yang akan katakan, kemerdekaan adalah kebebasan berekspresi, bebas melakukan apa pun sesuai isi hati, dan lain sebagainya. Semuanya punya alasan masing-masing dan itu sah-sah saja, tak ada yang salah. Namun, bagi mereka yang masih “ragu” akan kehidupannya di esok hari (miskin), kemerdekaan itu benar-benar nyata ketika ada beras untuk ditanak. Tak peduli kebebasan berbicara atau apa pun diberangus. Lapar tak bisa ditunda.

Tujuan utama kemerdekaan, menurut saya, agar setiap manusia yang hidup di negara tersebut tidak kelaparan. Ini adalah tujuan pokok yang tak bisa ditawar. Sisanya adalah tujuan ikutan setelah persoalan perut ini bisa tuntas. Seperti yang dikatakan Bung Karno dalam sidang PPKI, “kemerdekaan adalah pintu gerbang untuk menuju masyarakat adil dan makmur”. Artinya, kemerdekaan bukanlah tujuan akhir, tapi segala-galanya sebagai pintu awal untuk mencapai tujuan lainnya.

Mengulang kembali puisi Wiji Thukul yang dibacakannya ketika resepsi perayaan HUT RI di kampungnya (Solo) pada 1980-an dan membuatnya dipanggil Koramil setempat. “Kemerdekaan adalah nasi. Nasi keluar menjadi tai.”

Merdeka! Freedom! Vrij!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s