Iklan Politik PD pada Pemilu 2009 Sumber: http://www.psychologymania.com

Masih segar dalam ingatan iklan politik Partai Demokrat (PD) menjelang Pemilu 2009 lalu, “KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI”. Saya yakin, iklan politik tersebut memunyai tujuan mulia untuk mencegah tindak pidana korupsi (tipikor) dan menegaskan bahwa partai bintang mercy ini anti-korupsi. Tak ada yang salah dengan iklan politik dari perspektif kampanye untuk menggaet simpati massa. Namun, seiring perjalanan waktu, iklan politik tersebut jadi hampa dan terasa hambar serta tidak bermakna dengan fakta yang ada sekarang.

Fakta yang ada saat ini menegaskan, tiga bintang iklan politik PD “KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI” sudah menjadi tersangka tipikor. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan sang Ketua Umum DPP PD sebagai tersangka tipikor. Sebelumnya, Angelina Sondakh (anggota DPR) dan Andi M Mallarangeng (Menpora) sudah ditetapkan sebagai tersangka tipikor terlebih dulu oleh KPK. Artinya, tiga dari delapan bintang iklan politik tersebut sudah jadi tersangka. Prosentase cukup besar kiranya jika dihitung secara matematis.

Sungguh mengenaskan dengan fenomena seperti ini. Paling sederhana bisa kita katakan, para bintang iklan politik tersebut adalah pegiat anti-korupsi. Namun ternyata mereka menjadi tersangka dalam kasus tipikor. Saya tidak tahu lagi bagaimana cara menyebut fenomena kekinian itu karena kata-kata tak cukup lagi untuk ungkapkan semua. Sangat miris karena disparitas sangat tinggi antara janji dengan kenyataan.

Pada 3 Februari 2012, KPK menetapkan Angelina Sondakh sebagai tersangka tipikor dalam kasus suap proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring Palembang. Pada 6 Desember 2012 KPK juga menetapkan Menpora Andi M Mallarangeng sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olehraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Paling mutakhir, pada 22 Februari 2013 KPK menetapkan Ketum DPP PD Anas Urbaningrum dalam kasus dugaan korupsi yang sama dengan Andi M Mallarangeng.

Penetapan tersangka kasus dugaan korupsi oleh KPK terhadap para bintang iklan politik ini, meminjam istilah SBY, sangat memprihatinkan. Akan lebih mengenaskan lagi jika para tersangka tersebut dinyatakan bersalah dan sudah inkrah. Saya tak hendak menginterpretasi lagi jika sudah demikian. Terserah para pembaca yang budiman saja untuk mengartikan fenomena ini.

Iklan “KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s