Hampir Matinya Sejarah Kami

Posted: 1 Desember 2011 in Sosial-Budaya
Tag:, , , , , ,

Sumber: Beritajatim.com

Akhir Januari lalu aku kaget ketika membaca di salah satu portal berita. Bukan kepalang kagetnya ketika disebut Situs Biting di Desa Kutorenon, Sukodono, Lumajang, Jawa Timur hendak diratakan untuk kepentingan perumahan. Sangat miris sekali karena bila usaha tersebut gagal dicegah, berarti kami, warga Lumajang, tak punya sejarah lagi. Sejarah nenek moyang kami sebagai pendiri Lumajang, Nararrya Kirana.

Inilah wujud nyata dari kerakusan akan kuasa. Tak mungkin pengembang tersebut melakukan aksi bodoh itu bila sebelumnya tak dapat izin dari Pemda. Benar adanya, pihak pengembang mengaku bila mereka dapat izin prinsip pembangunan pada 1996. Kepentingan modal merusak segalanya, termasuk memori dan harapan. Sadisme pada sejarah inilah yang akan merusak beragam memori dan harapan, serta menghancurkan identitas sebagai warga Lumajang.

Situs Biting merupakan bekas keraton di zaman awal berdirinya Majapahit. Lumajang waktu iitu bernama Lamajang. Daerah istimewa Kerajaan Majapahit sebagai hadiah dari Raden Wijaya kepada Arya Wiraraja. Namun, pengelolaan Lamajang waktu itu diserahkan pada Nararrya Kirana yang menurut para sejarawan berkuasa sejak 1255 M.

Bakal banyak yang hilang bila buldozer terus bekerja menghancurkan reruntuhan bangunan keraton itu. Tak hanya hancurnya bebatuan saja, juga melenyapkan sejarah masyarakat Lumajang secara umum. Dalam keraton tersebut tersimpan sebuah sikap politik dari Patih Nambi yang memberontak pada Jayanegara. Apa pun bentuknya, sejaraah telah menciptakan identitas tersendiri bagi warga Lumajang. Menghancurkannya berarti menggali kubur untuk diri sendiri karena telah merusak identitas sosial, budaya, dan politik lokal.

Lumajang memang kota kecil di timur Pulau Jawa. Hanya ketenangan yang ada di kota ini. Tak aneh bila jarang yang mengenalnya. Namun, Lumajang bisa jadi terkenal bila gunung tertinggi di Pulau Jawa sedang “rewel”. Baru lah kota ini terkenal karena Lumajang jadi area yang terkena dampak langsung aktivitas Gunung Semeru.

Lindungi sejarah Lumajang. Jangan buldozer lagi Situs Biting. Biarkan ia jadi bagian dari sejarah kami. Di sana terdapat tak hanya ceceran bebatuan tanpa bentuk karena di dalamnya ada memori dan harapan. Perusakan Situs Biting berarti menghancurkan alur sejarah kehidupan kami.

Dimuat juga di Kompasiana

Iklan
Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s