Dua periode memimpin, ternyata tak menimbulkan dampak signifikan terhadap kemajuan di Indonesia. Indonesia tetap terpuruk sebagai nation-state akibat berbagai macam kegagalan. Sungguh menyedihkan ditengah usia republik yang merenta ini. Indonesia tetap dalam kondisi “In Danger” dalam indeks negara gagal. Bayang-bayang negara gagal selalu menghantui.

Kondisi Indonesia yang temaram ini tergambar dalam laporan tahunan Majalah Foreign Policy berupa The Failed Nation Index (TFSI-indeks negara gagal). Posisi Indonesia untuk 2010 berada pada ranking 61 dengan total poin 83,1. Pada 2009, Indonesia berada di ranking 62 dengan total poin 84,1. Pada 2011, ranking Indonesia semakin bagus, yakni 64 skor 81,6. Artinya, ada peningkatan keadaan karena skor Indonesia menurun dibandingkan 2010. Meski demikian, tetap di posisi ”warning” negara gagal.

Dalam menyusun kategori tersebut, “Foreign Policy” membuat lima tingkatan “status” negara. Tingkat paling berbahaya masuk dalam kategori critical. Kemudian dilanjutkan secara berurutan dengan kategori-kategori : in danger, borderline, stable, dan most stable. Penilaian yang dilakukan FP terdiri dari indikator-indikator sebagai berikut: tekanan demografis, pengungsian, keluhan oleh kelompok, human flight, ketimpangan pembangunan, dan penurunan ekonomi. Juga indikator lainnya: legitimasi negara, layanan publik, HAM, aparat keamanan, faksionalisasi elit, serta intervensi internasional.

Tragisnya, posisi Indonesia ini lebih buruk dari beberapa negara yang merdeka di era 1990-an. Bosnia yang merdeka di era 1990-an memunyai peringkat lebih baik. Negara yang pernah diluluhlantakkan dengan kejahatan perang Serbia pada awal era 1990-an ini berada di ranking 70 dengan skor 80,9. Apa yang salah di negara ini?

Kalau kita lihat berbagai macam pidato, Indonesia seolah-olah mengalami kemajuan pesat. Angka kemiskinan menurun, jumlah pengangguran turun, perhatian dengan nasib buruh, dan lain-lain. Sangat kontras dengan angka indeks negara gagal ini. Posisi Indonesia yang masuk dalam kategori negara in danger ini tak hanya terjadi pada 2011 saja. Berdasarkan data FP, kategori “in danger” tersebut pada dasarnya telah “diraih” Indonesia sejak 2004.

Lebih jelasnya, untuk mengetahui ranking pada tahun ini bisa klik di LINK ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s