Podium untuk Pledoi

Posted: 16 Juni 2011 in Hukum
Tag:, , , , , , , , , , , , ,

Ada pertunjukan menarik dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Apakah hal menarik itu? Pledoi terdakwa kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, Panda Nababan. Dengan gaya beda, politisi PDI-P ini membacakan pledoinya bak bercerita. Seolah-olah ada dialog antara dia dengan beberapa orang.

Terlepas dari materi pembelaan atau kasus yang sedang dihadapi Panda, gaya pembacaan pledoi memberikan nuansa baru. Pembacaan pledoi yang biasanya kaku, Panda mendobraknya. Bak penyair, Panda membaca pledoinya dengan intonasi nai-turun. Dengan dibumbui kalimat langsung, Panda seolah-olah sedang mendongeng. Cukup menyegarkan. Apalagi dalam redaksionalnya banyak dibumbui dengan metafora yang membuat pledoi tersebut terkesan bak karya sastra. Lihat videonya di sini.

Pembacaan pledoi yang lain daripada lainnya. Panda membacakan pledoinya dengan penuh semangat bak sedang melakukan proganda. Bau agitasi cukup jelas dalam pledoinya dengan intonasi yang cukup cepat berubah. Pengulangan kata terhadap sesuatu yang ia anggap penting diulang berkali-kali. Pledoinya pun tampak lebih hidup. Gambaran singa podium nampak jelas. Inilah suguhan menarik dalam sidang dengan agenda pembacaan pledoi terdakwa. Sangat menarik karena Panda seakan-akan sedang di atas panggung.

Nilai entertain-nya cukup tinggi. Menarik!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s