Dagelan Sepakbola

Posted: 10 Mei 2011 in Arbiter
Tag:, , , , , , , ,

Sepakbola itu dagelan, penuh sandiwara dan tertutup bagi lainnya. Siapa yang kuat, dialah pemenangnya dan senantiasa memelihara oligarkhi dengan “menutup” peluang bagi lainnya. Inilah gambaran dari sepakbola dunia saat ini. Sang juara terbatas pada beberapa tim kuat saja karena secara modal mereka lebih jago. Bisa beli pemain semaunya dengan harga berapa pun. Tak perlu takut terkena pailit hingga bangkrut.

Fenomena ini bisa kita lihat pada juara beberapa liga bergengsi di Eropa. Pilih saja empat liga utama sebagai contoh, yakni: Inggris, Spanyol, Italia, dan Jerman. Sang juara di empat liga domestik tersebut pada dasarnya bisa ditebak jauh sebelum kompetisi digelar. Di Italia, ada kandidat kuat untuk memenangi liga, yakni: AC Milan, Inter Milan, Juventus. Di Inggris ada MU, Chelsea, Liverpool, Arsenal. Di Spanyol dikuasai Barcelona dan Real Madrid. Di Jerman tetap dipegang Bayern Munich dan Borrussia Dortmund. Kalau pun ada nama klub lain di luar yang saya sebut, itu hanya “deviasi”.

Daftar Klub Juara Liga di Eropa dan Champions Eropa

Musim

Juara Liga

 

Inggris

Italia

Jerman

Spanyol

Champions

2000/2001

Manchester United AS Roma Bayern Munich 2000/01  Real Madrid CF Bayern Munich

2001/2002

Arsenal Juventus FC Borussia Dortmund Valencia CF Real Madrid CF

2002/2003

Manchester United Juventus FC Bayern Munich Real Madrid CF AC Milan

2003/2004

Arsenal Milan AC Werder Bremen Real Madrid CF FC Porto

2004/2005

Chelsea Tidak dihadiahkan (Gelar Juventus ditarik) Bayern Munich FC Barcelona Liverpool FC

2005/2006

Chelsea FC Internazionale [‘Hibah’ dari gelar Juventus] Bayern Munich FC Barcelona FC Barcelona

2006/2007

Manchester United FC Internazionale Stuttgart Real Madrid CF AC Milan

2007/2008

Manchester United FC Internazionale Bayern Munich Real Madrid CF Manchester United

2008/2009

Manchester United FC Internazionale Wolfsburg FC Barcelona FC Barcelona

2009/2010

Chelsea FC Internazionale Bayern Munich FC Barcelona Inter Milan

2010/2011

Manchester United* Milan AC Borussia Dortmund FC Barcelona* FC Barcelona/ Manchester United

*Sementara berada di peringkat I

Mereka bisa kuat karena bisa membeli pemain bintang yang diinginkan tanpa harus berpikir dampaknya kemudian. Secara finansial kuat sehingga mereka bisa lakukan apa pun. Mereka mayoritas sepuluh besar klub terkaya di Eropa. Artinya, liga sepakbola di Eropa sejatinya hanya milik klub-klub kaya tersebut, lainnya hanya “penggembira” saja karena peluang mereka sangat kecil untuk jadi juara. Apa daya, sepakbola pun hanya jadi “dagelan” klub tertentu saja. Liga domestik bukan panggung untuk semua peserta, tapi hanya segelintir klub saja.

Daftar Klub Terkaya di Dunia 2011 versi Deloitte Football Money

No.

Nama Klub

Nilai Total Kekayaan

1.

Real Madrid

£359,1 juta

2.

Barcelona

£325,9 juta

3.

Manchester United

£286,4 juta

4.

Bayern Munich

£264,5 juta

5.

Arsenal

£224,4 juta

6.

Chelsea

£209,5 juta

7.

AC Milan

£193,1 juta

8.

Liverpool

£184.5 juta

9.

Inter Milan

£184,1 juta

10.

Juventus

£167,8 juta

Sumber: bola.vivanews.com

 

Inilah wajah gelegar sepakbola dunia sesungguhnya. Sepakbola bukan lagi kompetisi bagaimana membangun suatu kerjasama tim yang apik. Sepakbola saat ini lebih pada unjuk kekuatan modal tiap-tiap klub. Siapa punya modal besar maka peluang jadi juara bakal mengikutinya. Degradasi hanya untuk klub yang punya modal minim atau sedang dalam masalah finansial. Sepakbola dunia mengikuti rumus seperti ini sehingga pertandingan pun hanya jadi sekedar “panggung” tanpa emosi selayaknya sebelum ada industrialisasi massif terhadap olahraga ini.

Sepakbola Indonesia


Jika mau jujur, sepakbola Indonesia sejatinya lebih menarik daripada apa yang terjadi di Eropa. Sepakbola Indonesia lebih dinamis karena siapa pun bisa jadi juara kompetisi, tak harus klub kaya. Sang juara pun dalam sekejap bisa langsung terjungkal ke jurang degradasi. Kompetisi tak didominasi segelintir klub saja, kejutan bisa saja terjadi dan untuk menebak siapa juaranya ketika kompetisi berlangsung masih sangat sulit. Penuh drama, bahkan layak disebut panggung teater dengan aktor berkelas dunia.:)

Daftar Juara Liga Utama di Indonesia

  • 1994-1995 – Juara : Persib Bandung  / Runner Up : Petrokimia Putra
  • 1995-1996-  Juara : Bandung Raya / Runner Up : PSM Makassar
  • 1996-1997 – Juara : Persebaya Surabaya / Runner Up : Bandung Raya
  • 1997-1998 – Kompetisi tak rampung
  • 1998-1999 – Juara : PSIS Semarang / Runner Up : Persebaya Surabaya
  • 1999-2000 – Juara : PSM Makassar / Runner Up : PKT Bontang
  • 2001 –  Juara : Persija Jakarta / Runner Up : PSM Makassar
  • 2002 – Juara : Petrokimia Putra / Runner Up : Persita Tangerang
  • 2003 – Juara : Persik Kediri / Runner Up : PSM Makassar
  • 2004 – Juara : Persebaya Surabaya / Runner Up : PSM Makassar
  • 2005 – Juara : Persipura Jayapura / Runner Up : Persija Jakarta
  • 2006 – Juara : Persik Kediri / Runner Up : PSIS Semarang
  • 2007 – Juara : Sriwijaya FC / Runner Up :  PSMS Medan
  • 2008-2009 – Juara : Persipura Jayapura / Runner Up : Persiwa Wamena
  • 2009-2010 – Juara : Arema Indonesia / Runner Up : Persipura Jayapura

Sepakbola Indonesia tak oligarkhi karena siapa pun juaranya sulit untuk bisa ditebak sebelumnya. Bahkan, sepakbola Indonesia bisa membalik logika siapa pun. Bagaimana sang mantan juara bisa degradasi di musim berikutnya? Atau, bagaimana bisa mantan juara alami kebangkrutan dan kemudian membubarkan diri? Inilah fenomena sepakbola Indonesia yang sulit ditebak. From hero to zero bisa sangat mungkin terjadi, bukan karena skandal seperti yang dialami Juventus FC di Italia, tapi lebih pada kalah bersaing.

Meski sepakbola Indonesia lebih dinamis, sifat dagelannya tetap saja tak hilang. Inilah sepakbola, dunia yang penuh teka-teki, bukan tiki-taka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s