Belantara Pengubah Dunia: Masyarakat Adat dalam Internet

Posted: 19 April 2011 in Politik
Tag:, , , , , , , , ,

Batas Perkampungan Wilayah EZLN

Banyak yang mengatakan, internet jadi senjata utama dalam sebuah gerakan menggema saat Timur-Tengah bergejolak. Tuntutan demokratisasi disebar melalui jejaring sosial sehingga banyak yang turun ke jalan. Menuntut sebuah demokrasi setelah puluhan tahun dikungkung oleh rezim otoriter. Internet jadi senjata mereka dalam menyebarkan informasi dan gagasan. Benarkah internet jadi senjata ampuh dalam sebuah gerakan berawal dari gejolak Timur-Tengah?

Argumen yang banyak mengemuka tersebut sejatinya mudah sekali untuk dipatahkan. Internet jadi senjata bukan diawali dari Tunisia atau Mesir. Lebih jauh dari itu. Internet jadi senjata ampuh sejatinya berawal dari pedalaman hutan belantara di Meksiko Tenggara, Chiapas. Mereka menggunakannya sebagai senjata untuk menopang gerakan masyarakat adat yang mereka bangun melalui organisasi Ejercito Zapatista Liberacion Nacional (EZLN).

Dari pedalaman belantara hutan tropis di Chiapas, internet jadi instrumen utama dalam pergerakan. Dibawah komando Subcomandante Marcos, EZLN bergerak ke seluruh dunia. Mereka mendesakkan tiga tuntutan utama: demopkrasi, kebebasan, dan keadilan, juga mengusung nasionalisme inklusif dengan slogan: dunia yang lain adalah mungkin. Gagasan adalah senjata. Karena itu, ia harus diungkap dengan kata dan dampaknya lebih dahsyat dari bom nuklir sekali pun.

Di balik itu semua, ada hal yang sangat misterius dari belantara Chiapas ini. Apalagi kalau bukan komunike yang rutin mereka posting di internet. Isinya banyak terkait dengan desakan politik atau respon terhadap situasi kekinian. Komunike tersebut mereka sebar melalui internet. Bagaiamana di tengah belantara tersebut ada jaringan internet? Bagaiamana cara mereka tak terdeteksi oleh agen rahasia dari berbagai negara? Dari tengah belantara merambah dunia melalui internet.

Subcomandante Marcos Sedang Menerima Bunga Dari Pendukungnya

Dunia pun tahu tentang aktivitas mereka dari pedalaman belantara Chiapas, Meksiko. Dunia pun kagum dengan mereka. Sejak 1 Januari 1994, mereka menggegerkan dunia dengan pemberontakannya. Pemberobntakan yang tak ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan, ganti ideologi negara, dan berkuasa di Meksiko. Mereka menuntut agar ruang publik lebih terbuka sehingga semua gagasan bisa saling didiskusikan. Mereka juga melawan neoliberalisme yang hendak menciptakan sejarah tunggal manusia.

Ternyata, bukan Timur-Tengah yang mengawali gunakan internet sebagai alat perubahan. Jauh sebelumnya dari tengah belantara hujan tropis Meksiko. Sampai sekarang pun, mereka tetap di tengah hutan dan terus mengirimkan “kabar” perlawanan terhadap pandangan monolitik dan neoliberalisme. Seluruh dunia tahu mereka karena internet. Seluruh dunia mendukung gerakan yang dimotori Subcomandante Marcos yang sampai detik ini belum diketahui siapa dibalik topeng balaclava tersebut.

Demo Anti-Suharto

Barangkali bila menggunakan EZLN sebagai awalan penggunaan internet sebagai alat gerakan terlalu jauh, maka Indonesia bisa jadi contoh. Reformasi 1998 tak bisa dilepaskan dari peran internet. Para aktivis gunakan internet sebagai sarana berkomunikasi. Cara Iran melalui penyebaran kaset tak bisa lagi digunakan, kekuatan rezim sangat kuat saat itu. Menurut beberapa referensi, gerakan reformasi 1998 merupakan sejarah awal penggunaan internet sebagai senjata untuk menumbangkan suatu rezim. Dalam artian, jadi sarana komunikasi aktif antar aktivis.

Tesis kekuatan internet sebagai senjata perubahan politik di Timur-Tengah ternyata bukanlah pionernya. Internet sudah sejak lama jadi senjata mematikan dalam melawan penguasa despotik. Pedalaman hutan belantara Chiapas ternyata jadi inspirasi bagaiamana gerakan dibangun melalui jejaring internet. Sekali lagi, bukan Timur-Tengah, tapi oleh masyarakat adat di Chiapas.

Dimuat juga di Kompasiana

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s