Menunggu Keberanian Polri Bongkar Kasus Melinda

Posted: 19 April 2011 in Hukum
Tag:, , , , , , , , , , , , , , ,

Apa yang menarik dari kasus penggelapan dana nasabah Citibank dengan tersangka pegawainya, Inong Melinda aka Melinda Dee? Apakah ketiadaan baju tahanan yang sesuai dengan ukuran tubuhnya? Apakah jumlah dana yang ia gelapkan? Apakah aksi anggota DPR yang ramai-ramai kembalikan kartu kredit Citibank-nya? Ternyata bukan itu semua. Paling menarik dari kasus ini sesungguhnya terletak pada keberanian Polri untuk membongkar hingga akarnya.

Hipotesis di atas berdasar pada runtutan kasus yang rugikan nasabah senilai 17 miliar rupiah ini. Ada kejanggalan didalamnya, yakni ketiadaan saksi korban yang melapor atau diperiksa bila dananya digelapkan sejak Melinda ditangkap pada 24 Maret lalu hingga saat ini (Harian Kompas, 6/4). Lazimnya, bila da penggelapan dana nasabah, korban biasanya segera melapor, terutama yang dalam transaksinya berhubungan dengan tersangka. Padahal, dari 30 kliennya, satu di antaranya memunyai simpanan senilai 11 miliar rupiah. Ada apa geranggan?

Di samping itu, keberanian Polri jadi hal menarik untuk membongkar kasus ini tak bisa lepas dari kasus sebelumnya. Masih segar dalam ingatan tentang kasus Gayus Tambunan. Polisi sebagai penyelidik dan penyidik kasus tersebut terkesan setengah hati membongkarnya. Polisi hanya “membongkar” skandal kecil Gayus meski masih banyak yang tersembunyi didalamnya. Aset 25 miliar dan 75 miliar rupiah tak jadi sasaran. Begitu pula dengan dua orang perwira menengah Polri yang diduga terlibat. Mereka hanya dikenai sanksi disiplin.

Dua item paparan di atas bisa jadi rujukan m engappa keberanian Polri dalam membongkar kasus ini jadi rujukan. Tentunya masih banyak rujukan lainnya terkait kasus yang tak jelas rimbanya ketika ditangani Polri. ICW setahun lalu menyebut, ada 20 kasus dugaan korupsi yang ditangani Polri tak diketahui nasibnya. Apakah sudah selesai atau dipeti-eskan? Inilah yang jadi teka-teki utama mengapa hal tersebut layak jadi tantangan dalam penuntasan kasus penggelapan dana nasabah Citibank ini. Pastinya, tanpa harus mengenyampingkan persoalan lainnya dalam kasus ini.

Membongkar kasus ini lebih dalam memunyai arti, Polri mengembangkan penyidikannya. Apakah ada unsur kejahatan lain didalamnya, misal: pencucian uang. Ketiadaan saksi korban yang melapor atau diperiksa hingga saat ini sejak penangkapan Melinda bisa jadi petunjuk kecil menuju ke sana. Petunjuk ini perlu diselami lebih dalam lagi. Banyak pihak yang berkompeten juga menyatakan perlu untuk memperluas penyelidikan dan penyidikan kasus ini. Tak cukup bila hanya sekedar menetapkan sebagai kasus penggelapan dana saja bila pendalaman tidak dilakukan.

Ya, kita tunggu saja aksi Polri sebagaiamana ketika kita melihat Densus 88 beraksi memberantas terorisme.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s