Daftar Isi
- Matahari Musim Semi
- Purnama Berbalut Rindu 2
- Paradoks Pengurangan Subsidi BBM
- Hukuman Mati
- Pesan Damai Hari Perempuan Sedunia
- Hak Menyusui Bagi Pekerja Perempuan
- Tukang Jagal
- Premanisme dan Negara Kesejahteraan
- “Ekstasi” Pagi
- Purnama Berbalut Rindu* (1)
- Musim Dingin di Eropa
- FC Barcelona Gudang Artis
- KPK, Dimana Tinjumu?
- Aksi Blunder Kiper
- Penghancur atau Penyelamat Industri Musik?
- DNA Tan Malaka “Menghilang”
- DNA Tan Malaka Mendekati Kebenaran
- Spesies yang Terancam Punah
- Bahasa Menciptakan Bangsa: Indonesia
- Darah Rakyat
- “Blok Amendemen Konstitusi”
- Hilang 7 Tahun, Bocah Tsunami Jadi Pengemis
- “You Like Sukarno”
- Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2011
- Harjalu ke-756: Sejarah Bukan “Barang” Mati
- Hampir Matinya Sejarah Kami
- Di Balik Berita Purwodadi
- Orde Baru Tutupi Skandal Purwodadi
- Purwodadi: Skandal Pertama Orde Baru
- Sejumput Rahasia
- Penantian, Pesta, dan Tragedi
- Jane Foster, Intel Cantik Mengintai Republik
- Occupy the World
- Occupy Wall Street (RATM)
- Gas Air Mata di Occupy Oakland
- Occupy D.E.O.
- Monopoli Amerika I: Taktik Fox Kuasai Indonesia
- Mencari Indonesia versi 17 Agustus
- Kisah Kecil dari Mereka yang Terbuang
- Madiun (1)
- Gerakan Prodemokrasi Tak Pengaruhi Israel
- Harapan
- Kendi Solidaritas untuk Kehidupan
- Slogan dan Kenyataan: Inkonsistensi Pemberantasan Korupsi
- Kabinet Indonesia Bersolek
- Inspirasi dari Rawagede: Gugatan untuk Tragedi Kuta Reh
- Mempertimbangkan Ide Negara Federal (1)
- Di Persimpangan Rawagede
- Gladak Perak: Monumen atau Toilet? (2-Habis)
- Ketika Buku Jadi Konstitusi
- Nazaruddin, Anas, dan Partai Demokrat
- Sepotong Jalan Rusia dan Impian Soekarno
- Inilah Akhir Kisah Pelarian Nazaruddin!
- Kronik Pelarian M Nazaruddin
- Gladak Perak, Sejarah yang Terlupakan (1)
- Inflasi Iman
- Berharap Pada Pansel Pimpinan KPK
- Kumpulan Puisi Mas Marco Kartodikromo
- Kumpulan Puisi Wiji Thukul
- Sukarno di Simpang Jalan Revolusi
- Karpet Merah untuk Jokowi (2-Habis)
- Hantu Negara Gagal
- Karpet Merah untuk Jokowi (1)
- Sukarno: Pemersatu atau Pembelah?
- Medan Prijaji: Motor Pergerakan Indonesia
- Bergamelan ria untuk Indonesia
- Indonesia Berdandan: Kecantikan dalam Budaya
- Podium untuk Pledoi
- Berguru Pada Sedulur Sikep: Kejujuran dan Kesederhanaan Tak Hanya Ada di Langit
- Oase dari Bumi Keraton
- Perkembangan Politik Luar Negeri Korea Utara
- Dagelan Sepakbola
- Pancasila, di Antara Kekuasaan dan Ideologi Negara (1)
- Osama, Pemakaman, dan Lautan
- Mengecap Sastra, Meraih Kemajuan
- Abadi dengan Tulisan
- Menjejak Bumi Manusia di Belanda
- Di Ibu Kota, Mereka ‘Dimiskinkan’
- Membongkar Sejarah Makam Kalibata
- Clara Zetkin: Ibu Besar Revolusi
- Kardinah: Di Bawah Bayangan Kartini
- Mencatat Rosihan Mengenang Soerjono
- Menunggu Keberanian Polri Bongkar Kasus Melinda
- Jejaring Sosial, Subversif, dan Pengawasan: Penjara Panoptik terhadap Para Netizen
- Belantara Pengubah Dunia: Masyarakat Adat dalam Internet
- Jejak Dari Pesantren: KH Wahid Hasyim
- Bunuhlah Dengan Kata
- Resolusi DK PBB1973 Tentang Libya
- Ketua MUI Haramkan Penghormatan terhadap Bendera
- Benarkah Berita The Age Itu Sampah? (2)
- Benarkah Berita The Age Itu Sampah? (1)
- Beri Aku Udara Segar
- Mengecap Sejarah Hari Perempuan Sedunia
- Saatnya Perempuan Berkata, “Tidak!”
- Kecil di Digul Muda di Buru
- “Virus” Politik Tunisia dan Mesir Ada di Sekitar Kita
- Pers Bebas, Jurnalisme dengan Sikap
- Tanggung Jawab Publik: Tak Usah Jauh ke Jepang
- Ahmadiyah di Indonesia
- Bergosip Bersama Mahatma Gandhi
- Video Pernyataan Mundur Hosni Mubarak
- Insiden Cikeusik, Produk Negara Lemah
- Kalabendhu
- Warga Negara Kelas Dua
- Pertemuan: Nietzsche (3)
- Jadi Konsumen Cerdas dan Terinformasi
- Sarinah Memberiku Humanisme
- Gaji Tiga Presiden
- Berkah Kekokohan Pengurus PSSI
- Melawan Dengan Foto
- Presiden Bohong Soal HAM (?)
- Pengarahan dan Direktif pada Pembukaan Rapat Pimpinan TNI dan Polri 2011
- Duka Sepakbola Nasional (Investigasi Majalah Tempo)
- Langkah Hukum untuk PSSI
- Menjernihkan Pemahaman Tragedi 1965
- Syech Puji, Mbah Surip, dan “Pernikahan Dini”
- Nurdin Turun Downk…(Video Klip)
- Jakarta-Bandung, Naik Apa?
- Pernyataan Lengkap Gayus
- Garuda Tak Berwarna Kuning
- Gayus vs Presiden
- Pidato Presiden: Pengantar pada Sidang Kabinet bidang Polhukam
- Tidak Menyatakan yang Benar
- Pencipta `Andai Aku Jadi Gayus` Diteror
- Andai Aku Jadi Gayus (Video Klip)
- Laki-laki Biang Kegagalan Pembangunan Milenium
- Data Lengkap Percakapan Milana dengan Denny Indrayana
- Adat Pernikahan Teraneh di Dunia
- Tiga Abad Anarkisme Eropa
- Mengenal Lumajang: Jangan Kelor (1)
- Siapa di Balik Panggung Sandiwara Gayus?
- Tindihan Mengejar Ku :(
- Bingung Soal Presiden
- Gayus: Jadikan Saya Staf Ahli Kapolri
- KEMISKINAN: Mereka Memulung Sampah hingga Nasi Sisa
- Bang Riedl, Jangan Ikut Campur!
- Membongkar Akar Kemiskinan
- Siasat Naik KA (Komik)
- Lawan PSSI!
- Bom Pekik Merdeka
- I’m Posting every day in 2011!
- (Bukan) Negara Maritim
- Google vs Facebook (?)
- Suporter Sepakbola Indonesia, Bersatulah!
- Resolusi dan Tahun Baru
- Arogansi PSSI: Mesin Pembunuh Nasionalisme
- Kami Tak Takut Stigma: Yogyakarta Tetap Istimewa
- Naturalisasi Penegak Hukum (?)
- Indonesia Memerah…
- US Suspects Top Officials Behind Activist’s Murder
- Ende, “Rahim” Pancasila
- Kursus PSPB
- Alamat Mirror Wikileaks
- ISTANA GEBANG: Rumah Bung Karno Terjual Rp 35 Miliar
- Menyeberang ke Pulau Galang
- 47 Perusahaan Dapat Rapor Hitam Lingkungan
- Sinetron a la Gayus
- Batak Sebagai Nama Etnik Dikonstruksi Jerman dan Belanda
- Kembali Pada Lokalitas
- Petani, Obama, dan Hari Pahlawan
- Gerakan Memeluk Pohon
- Pidato Lengkap Presiden Obama di UI
- Terlupa dari Sejarah: Musso
- Di Mana Gempa Dahsyat Mentawai Akan Terjadi?
- Bencana Alam: Tak Ada yang Salah
- Malam Getir
- Tips Menulis
- KASUS SUHARTO SEHARUSNYA SEGERA DIBAWA KE PENGADILAN !!
- Maaf, Ia Bukan Pahlawan
- Suharto Layak Jadi Pahlawan?
- Cerita Dari Wasior (2)
- Keterangan Pers Mengenai Penundaan Kunjungan Kenegaraan ke Belanda
- Demokrasi Kita: Transaksi Perebutan Kekuasaan
- Cerita Dari Wasior
- Semakin Manusiawi Penjara, Semakin Sedikit Residivis?
- Seputar Peristiwa 1 Oktober 1965
- Tol Trans Jawa, Apa Kabarmu? (1)
- Tragedi 1965?
- Sistem Ekonomi Indonesia: Politik Adalah Panglima
- Komunikasi?
- Filsafat Politik Marxisme
- IMAM AL – GHAZALI DAN FILSAFAT PENGETAHUAN
- Membicarakan Tanah Air
- AIPA: LANGKAH AWAL MENUJU INTEGRASI ASEAN
- Dialog “YES”, Debat “NO”
- Pidato Presiden RI mengenai Dinamika Hubungan Indonesia-Malaysia
- Mudik: Berburu Tiket Balik (2)
- Si Jamin Memperingati 17 Agustus
- Ganti Rugi Penjajahan
- Mudik: Berburu Tiket KA (1)
- Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT Ke-65 Proklamasi Kemerdekaan RI
- “Duri” Proklamasi
- Wabah Jubah
- WMD a la Indonesia
- Ramadhan
- Harga Tiket Kereta Api Selama Lebaran
- Separatisme dan Agenda Neo-Liberal
- “Akan” dan Citra Politik
- Sri Mulyani dalam Telaah Bourdieu
- Perlindungan untuk Pengadu
- Paman Sam dan Tukang Daging
- Jejak Tiran
- LAWAN PELARANGAN BUKU!
- Indonesia 2010: Masih Tetap “In Danger” (1)
- Rekening Gendut Perwira Polisi (pdf)
- Daftar Jurnal Ilmiah
- MK HI: dari Peserta Menuju Panitia
- (Dia Bernama) Hunbun
- Rasisme di Titik Nol
- Korupsi Mencederai Nilai Kemerdekaan
- Sekilas ASEAN, WTO, dan NATO
- Menanggalkan “Inferioritas”
- “Gentong Babi” di Parlemen
- Belajar Bersama KA Sri Tanjung
- Lawan Fasisme!
- Gunung Sawur: Menengok Semeru
- “Hura-Hura” Pinggiran Ibukota
- Banalitas
- Pembakar Buku
- Harapan
- Saijah dan Adinda*
- Sedih untuk Sri Mulyani
- Subcomandante Marcos: Topeng Perlawanan
- Grotius, Dari Belanda untuk Dunia
- Kami Manusia!: Suara Perempuan Indonesia
- “Kelayapan” di Belanda
- “Jangan” Hukum Mati Koruptor
- Pertaruhan Nasib Petani
- Kebebasan Beragama: Dunia yang Lain Adalah Mungkin (2-Habis)
- Melawan ACFTA: Keanehan (4)
- “Mr. Telat”
- Kebebasan Beragama: Dunia yang Lain adalah Mungkin (1)
- Tanggapan Atas Hasil Akhir Pansus Hak Angket Bank Century DPR-RI
- Pidato Lengkap Wapres Boediono
- ACFTA Terindikasi Langgar UU Tenaga Kerja
- KOALISI NYLENEH
- “Kliping” Tentang Lapindo
- Melawan ACFTA: Presiden, Kami Tidak Cemas (3)
- Melawan ACFTA: Tak Ada yang Telanjur (2)
- Pasar Bebas dan Kemiskinan Struktural
- Liberalisasi Perdagangan Dunia, Ancaman Atau Tantangan Bagi Negara-Negara Dunia Ketiga?
- KENISCAYAAN ATAS KOMPENSASI
- Melawan ACFTA: Pelajaran Dari NAFTA dan Zapatista (1)
- Jasad Boleh Pergi, Pikiran Tak Akan Musnah: Obituari Untuk Gus Dur
- Lawan Buku dengan Buku, Bukan Pelarangan
- “Sang Pemimpi”: Potret Indonesia Masa Kini
- Obituari Untukmu
- Perjumpaan: Shakespeare dan Marquis de Sade (2)
- Pidato Lengkap Presiden Tanggapi Kasus KPK
- PERJUMPAAN: SARTRE (1)
- Martabat Seharga Rp 5.000,00
- Aku Bertemu Presiden Soekarno
- Swasembada Bukan Milikmu!
- Punggung Dunia: Ceceran “Berlian” di Gunung Patuha (2)
- Catatan Tentang Polri
- Menulis
- (Masih) “Enggan” Mundur
- Hantu-Hantu Kebenaran
- Sedulur Sikep Memandang Negara dan Penegakan Hukum
- Melawan Lupa
- Babak Baru Cicak Vs Buaya
- Punggung Dunia: Ceceran “Berlian” Di Gunung Patuha (1)
- Surabaja
- Kenangan: Yang Penting Gaya (1)
- Ideologisasi Tubuh
- Tempeh
- (Belajar) Mendengar
- Memori dan Harapan di Kontrakan: Saat “Ajal” Tiba (3-Habis)
- Memori dan Harapan di Kontrakan: Saat Pergantian “Rezim” (2)
- Memori dan Harapan di Kontrakan: Saat-Saat Awal (1)
- Kabinet Apologia: Menunggu Detik-Detik “Reshuffle”
- Hujan Meteor
- Pagi Untuk Presiden
- Lumajang Kota Permai: Ranupane (3)
- Senandung Hari Sabtu
- Gempa (Lagi)
- Lumpur Lapindo Dalam Ingatan: Sebuah Rekaman
- Menunggu Langkah Tegas Pemerintah Terhadap Lapindo
- Mau kau “tipu” apa lagi rakyat Sidoarjo?
- Lumajang Kota Permai: Segitiga Ranu (2)
- Kampung Karmen
- Yogyakarta
- Pundak Ketiga: Internasionalisasi Dampak Semburan Lumpur Lapindo
- Keruntuhan Kembali Mitos AS
- Defisit Badan HAM ASEAN
- (Pemilu) Hanya Lima Tahun Sekali
- Biarkan Ia Terbang
- Kisah Seuntai Awan Kecil
- Anak Manusia: Sebuah Prahara
- Smuda Tak Lagi Ramah
- Kemanusiaan vs Hukum: Siapa yang Lebih Utama?
- Guiness Book of World Records Untuk Malaysia
- Potret Konflik Palestina-Israel
- ENIGMA DISTINGTIF: Apologia Untuk Sejarah Masa Depan
- KERETAKU SUDAH TIBA
- KAMPUNGKU ADAKAN PESTA
- Mencari
- Ingatan
- Svetlana
- TENTANG KATA
- SOSIO-NASIONALISME DAN SOSIO-DEMOKRASI: RELEVANSI KONTEMPORER
- APAKAH PETANI (AKAN) DIKORBANKAN LAGI?
- Ekstradisi dan Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia
- Utang dan (Pengentasan) Kemiskinan
- Problem Global Manajemen Bencana: Kasus Tsunami Aceh
- THE NEW RULES OF THE WORLD: Ironi Indonesia (Resensi Film)
- Sepatu
- Tahun Baru Nan Mendua
- Manusia Kolong
- Ande-Ande Lumut
- Gila!!!
- Membakar Facebook
- Melawan Lupa: Peri-Peri yang Terluka
- Melawan Lupa: Peri-Peri Kesepian
- Melawan Lupa: Peri-Peri Hitam-Putih
- Ironi Penegakan HAM: Rangkaian Benang Kusut
- Republik Satu Dimensi
- Mereka yang “Tergusur” Dari Panggung
- “Korban” Simulasi
- Negeri Para “Kriminal”
- Aku Berpikir, Maka Aku Hampa
- SETITIK EMBUN DALAM MAWAR MERAH
- Arus Global Dengan Regionalisme: Spektrum Fragmentasi Kekuatan
- Cantik
- Tubuh, Alam, dan Kemanusiaan
- Efektivitas Piagam ASEAN: Asia Tenggara Bukan Eropa Barat
- Tentang Neoliberalisme: Catatan Pendek Peran Negara
- Harapan dan Cita-Cita: Dari Digul Menuju Buru
- CERITA DARI JALAN RAYA POS (II – Jalan Air Mata)
- CERITA DARI JALAN RAYA POS (I-KISAH PERJALANAN)
- Temaram Indonesia: Di Bawah Bayang-Bayang Negara Gagal
- Puisi pun Harus “Terbunuh”
- Ganjuran: Matrilinealisme a la Jawa
- MARI MENYANYI “GENJER-GENJER”
- Truk Bak Terbuka
- “Menikmati” Macet…Aaarrrgghhh
- LUMAJANG KOTA PERMAI
- KESASAR IBUKOTA
- PULANG
- Legenda: Pesona Selokambang
- MENGGENAPI DEMOKRASI
- Bara DPT
- Bukan David vs Goliath
- BELAJAR DARI SINCHAN
- IRAN: BELAJAR DARI REVOLUSI 1979
- SEKURITISASI MANUSIA DARI VIRUS A-H1N1
- TANTANGAN ASEAN COMMUNITY
- EPOS KEGILAAN
- MUDIK
- Menunggu (Lagi) Langkah Tegas Pemerintah Kepada Lapindo
- Andai Obama Orang Republik (?)
- Mekar yang Tak Kunjung Berkembang
- Paradoks Iklan Politik Partai Golkar dan Demokrat
- Genesis Kemacetan Jakarta: Sebuah Analisis Basis-Superstruktur (Tulisan Singkat)
- Korupsi dan Upeti
- Sekolah Antik
- “Berharaplah” Kepada Obama Selagi Mampu
- Kau Harus Menunggu! (Sisi Lain Kartini)
- Masih Tetap Saja: Iklan Politik Bikin Pening
- Aku Berpikir Karena Itu Aku Hampa
- Pemilu: Ajang Pilih “artis” Favorit (?)
- Katakan, “Tidak”
- KERETAKU SUDAH TIBA
- Menyisir Kata “Merdeka”
- Hello world!












