Arsip untuk ‘Cerita’ Kategori

Beberapa hari lalu seorang teman meminta ku untuk menulis soal tindihan (sleep paralysis). Bukan tanpa sebab, Dia meminta karena malam sebelumnya ketindihan sewaktu tidur. Membuatnya sulit untuk bangun dan bergerak ketika kejadian ini berlangsung. “Ayo tulis di blogmu soal tindihan. Semalam aku ketindihan,” katanya padaku. Aku tak langsung meng-iya-kan permintaan tersbut. Aku hanya menertawakan cerita [...]

Saat itu sedang pelajaran IPS. Anton yang saat ini duduk di kelas 5 pada sebuah sekolah dasar (SD) di pelosok meperhatikan dengan cermat. Sang guru kali ini menerangkan soal ketatanegaraan di Indonesia. Anton dengan bersungut-sungut tanpa sedikit pun lengah menyimak semuanya. “Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik. Kepala negara dan kepala pemerintahannya dipegang oleh seorang [...]

Malam seperti biasa. Tak ada firasat apa pun yang menyelubungi lubuk hati. Tak ada tangkapan sinyal apa pun tentang apa yang akan terjadi saat itu. Semuanya berjalan biasa saja. Tanpa ada sesuatu ganjalan. Seperti biasa, apa adanya. Semakin larut aku bertarung melawan hawa dingin. Semuanya ku buat sesantai mungkin. Ya, seperti biasa tanpa berpikir sesuatu [...]

Mudik: Berburu Tiket Balik (2)

Posted: 24 Agustus 2010 in Cerita

Perjuangan untuk mudik ke kampung halaman saat lebaran tak cukup ketika tiket ke daerah sudah di tangan. Perjuangan masih harus terus dilanjutkan untuk memperoleh tiket balik. Tak mungkin hati jadi tenang tanpa adanya jaminan untuk bisa balik lagi ke ibukota. Hati resah senantiasa membayangi ketika tiket balik belum tergenggam. Untuk mendapatkan tiket balik perjuangannya tak [...]

Menjelang lebaran Idul Fitri, tiket mudik dan balik adalah satu rangkaian dalam bingkai sembako. Tiket mudik dan balik jadi hal sangat penting yang harus dipenuhi selayaknya sembako. Harus berjuang keras untuk mendapatkannya dengan berbagai macam cara. Tiket di tangan hati pun lega. Tak lagi punya bayangan harus berlebaran di ibukota atau bergelut dengan kemacetan pintu [...]

Hawa dingin menyelimuti Kota Bandung ketika matahari hendak pergi ke peraduan. Sembari menunggu keberangkatan kereta api Mutiara Selatan yang akan emmbawaku ke Surabaya, aku terus memperhatikan gerak-gerik para calon penumpang. Stasiun Bandung sore itu tampak lain dari biasanya, lebih ramai dengan hiruk-pikuk manusia yang hendak bepergian ke luar kota untuk menikmati libur panjang. Setelah menunggu [...]

Obituari Untukmu

Posted: 13 Desember 2009 in Cerita

Pagi itu tanpa sengaja aku membuka situs jaringan pertemanan. Aku mencuri waktu disela waktu dalam sempitnya keadaan. Betapa kagetnya aku ketika membaca salah satu status seorang teman: kabar tentang kondisi terakhir seorang kakak, guru, dan sahabat. Di antara percaya dan tidak karena beberapa bulan lalu dia masih menyatakan dirinya baik-baik saja. Tanpa berpikir panjang aku [...]